Kamis, 22 Desember 2011

Konsep Dasar Keperawatan Maternitas

KONSEP DASAR KEPERAWATAN MATERNITAS


KEPERAWATAN adalah
Suatu bentuk pelayanan profesi yang merupakan bagian internal pelayanan Kesehatan yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan berbentuk pelayanan bio,psiko, social, dan spiritual yang komprehensif ditujukan kepada individu, keluarga, masyarakat, baik sakit maupun sehat
KEPERAWATAN MATERNITAS adalah
Pelayanan keperawatan professional yang merupkan bagian integral yang ditujukan pada ibu usia subur yang berkaitan dengan isitem reproduksi.

ASKEP IBU DALAM KONTEKS KELUARGA
TUJUAN persiapan persalinan serta kualitas pelayanan Kesehatan yang dilakukan dan di fokuskan pada kebutuhan bio,psiko,social dari klien dan keluarga serta bayi baru lahir.{May&Mahl Meister 1990}

ASKEP IBU DALAM KONTEK KELUARGA:
Merupakan disiplin ilmu keperawatan spesialis di dalam memberikan askep kepada ibu,bayi,dan keluarga lain  secara holistic dengan pendekatan proses keperawatan.

MODEL KONSEPTUAL KEPERAWATAN
1. Cara pandang situasi kerja yang melibatkan perawat.
Info: aksi dalam reaksi:perawat.
4 konsep:
manusia/orang
lingkungan
kesehatan
keperawatan


Guna:
praktek
penelitian
pengajaran
2. Hubungan dengan proses keperawatan –abstrak yang dioperasikan denagn menggunakan proses keperawatan
pengkajian
diagnosa
perencanaan
implementasi
evaluasi

KONSEP DAN FILOSOFI ASKEP IBU DALAM KONTEKS KELUARGA
# Konsep ada 4
Manusia
Lingkungan
Kesehatan
Keperaawatan
# Askep ibu dalam konteks keluarga merupakan salah satu cabang spesialisasi dari ilmu keperawatan yang harus bertolak dari keempat konsep
Gambaran pelayanan Kesehatan ibu yang komprehensif dan holistic terliat pada pemberian askep ibu dalam konteks keluarga








SKEMA:

MANUSIA (ORANG)  LINGKUNGAN KEPERAWATAN

UNIK
UTUH  MASYARAKAT DINAMIS BANTUAN PELYN.
KES PROFESIONAL
INDIVDL BSSP KELUARGA  FUNGSI - PROMOTIF
OPTIMAL  - PREVENTIF
- KURATIF
- REHABILITATIF
ASKEP IBU DLM KONTEK KELG
PENYELESAIAN MASALAH ILMIAH
TIDAK TAHU  TAHU
TIDAK MAU  MAU
TIDAK MAMPU  PROSES KEPERAWATAN


“FAMILY CENTRE MATERNITY CARE” antara lain:
1. Melaksanakn pendidikan prenatal dan pendidikan ortu
2. Mengikut sertakan keluarga dalam perawatan kesehatan dan persalinan
3. Mengikut sertakan keluarga dalam operasi
4. Mengatur kamar bersalin seperti suasana rumah sendirir
5. Menetapkan peraturan yang fleksibel dalam pemberian askep
6. Melakukan kontak bayi dan ortu sedini mungkin
7. Menjalankan kunjungan yang tidak tetap
8. Menjalankan booming in
9. Perawatan intensif bayi lahir, keluarga diikut sertakan
10. Pemulangan klien secepat mungkin yang dilakukan follow up/ pengontrolan secepatnya


PERAN DAN FUNGSI PERAWAT MATERNITY
Menurut Olde Et (1988)
1. Menberikan pelayanan kesehatan
2. Bertindak sebagai advocate, yaitu sebagai perantara dengan klien dalam mencari sumber untuk peningkatan taraf kesehatan
3. Pendidik (perawat mandiri)
4. Peneliti (iptek)
5. Change agent (perubahan dalam profesi keperawatan)
6. Politica (activist: aktif dalam politik dengan tujuan memajukan profesi)

Menurut American Nurse Association
Standart praktek Maternal – Child Health Nursing, sebagai berikut:
Standart 1
Perawat membantu anak dan ortu untuk peningkatan Kesehatan yang optimal
Standart 2
Perawat membantu keluarga untuk mencapai dan mempertahankan keseimbangan antara kebutuhan personal dari anggota keluarga dan fungsi keluarga dengan optimal
Standart 3
Perawat memberikan pelayanan kepada klien yang membutuhkan serta keluarga yang mempunyai resiko untuk mencegah masalah actual dan potensial dalam Kesehatan
Standart 4
Perawat meningkatkan lingkungan yang tidak membahayakan tumbang system reproduksi
Standart 5
Perawat mampu mendeteksi perubahan status Kesehatan
Standart 6
Perawat memberikan intervensi yang tepat dan pengobatan untuk meningkatkan Kesehatan dan memulihkan dari penyakit

Standart 7
Perawat membantu keluarga dan klien untuk mengerti dan memakai koping yang baik selama sakit dalam masa tumbang anak
Standart 8
Perawat mempunyai strategi yang aktif dan positif untuk menggunakan sumber dalam memberikan pelayanan Kesehatan yang adekuat
Standart 9
Perawat meningkatkan praktek kep ibu dan anak melalui evaluasi praktek pendidikan, penelitian.

PERAN PERAWAT MATERNITAS DI INDONESIA
GBHN pada PELITA V: pembangunan Kesehatan dilakukan dengan prioritas
Tujuan:
- upaya peningkatan Kesehatan masyarakat
- upaya peningkatan Kesehatan keluarga

Peningkatan kualitas manusia dan keluarga

Peningkatan kualitas ibu.
Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ibu
Upaya yang dilakukan bertujuan
- meningkatkan kemampuan fisik ibu
- menurunkan kesakitan dan kematian ibu

Strategi pemerintah Indonesia:
1. Meningkatkan kualitas pelayanan
2. Meningkatkan mutu pertolongan persalinan
3. Meningkatkan rujukan secara berjenjang
4. Meningkatkan peran serta masyarakat
5. Meningkatkan kerjasama lintas program dan lintas sector

Kegiatan – kegiatan yang dilakukan:
1. Pelatihan dan peningkatan pengetahuan petugas
2. Pelatihan KB – KIA
3. Pelatihan kader
4. Pembinaan dukun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Photobucket